Jumat, 27 Juni 2008

Memilih Asuransi Kesehatan

SEDIA payung sebelum hujan. Itulah ungkapan yang tepat bila kita memiliki perencanaan matang dalam mengantisipasi kemungkinan terburuk termasuk dalam hal pembiayaan kesehatan. Di zaman yang serba kompleks, memiliki asuransi kesehatan tampaknya semakin penting mengingat biaya perawatan dan pengobatan penyakit semakin mahal dan tidak terduga.


Namun begitu, memilih asuransi yang tepat juga tak kalah penting supaya Anda tidak dirugikan kelak. Nah, berikut ini adalah paparan singkat Dr Samsuridjal Djauzi dalam rubrik konsultasi kesehatan yang dimuat Harian Kompas, Minggu (22/6). Dr Samsuridjal mengemukakan pandangannya mengenai hal apa saja yang perlu dicermati sebelum memilih asuransi kesehatan :

Pertanyaan :

Mertua saya yang berumur 61 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas dan perlu menjalani operasi otak. Untunglah operasi berjalan baik dan beliau sudah sehat kembali.

Hanya saja, beliau terpaksa menguras tabungan beliau yang dikumpulkan bertahun-tahun karena biaya rumah sakit mencapai Rp 20 juta. Saya tak dapat membayangkan sekiranya beliau tak punya tabungan, bagaimana kesulitan yang akan dihadapi.

Saya baru menikah setahun lalu. Meski keluarga kami baru, kami merencanakan menjadi nasabah asuransi kesehatan. Kami merasa biaya kesehatan dewasa ini semakin lama semakin mahal dan biaya tersebut tak dapat diduga. Kami telah mengasuransikan mobil, karena itu sudah sepantasnya kami juga masuk asuransi kesehatan. Bukankah kesehatan adalah nikmat Allah yang amat berharga yang perlu dijaga dengan baik?

Sudah cukup lama kami merencanakan masuk asuransi kesehatan dan kami telah menghubungi beberapa perusahaan. Meski begitu, kami masih mengalami kesulitan dalam memilih asuransi kesehatan ini. Kami bersikap hati-hati karena kami khawatir salah pilih. Dari segi dana kami mempunyai kelonggaran. Saya dan istri bekerja sehingga mempunyai kelapangan dana membayar premi asuransi.

Kami berhati-hati terutama setelah banyak mendengar keluhan peserta asuransi yang kecewa dengan layanan asuransi kesehatan di Indonesia. Beberapa kenalan kami bahkan memilih masuk asuransi kesehatan asing atas pertimbangan lebih dapat dipercaya dan cakupan layanannya lebih luas. Tampaknya layanan asuransi kesehatan di Indonesia meragukan. Apa yang dijanjikan tak sesuai dengan layanan yang diberikan.

Katanya, pada waktu menawarkan polis asuransi petugas menggambarkan semuanya mudah. Jika jatuh sakit nasabah cukup memikirkan sakitnya saja dan perusahaan asuransi yang akan membereskan semua biaya. Pada pelaksanaannya, banyak pengecualian yang harus diperhatikan.

Sebagai dokter yang sering melayani pasien yang mempunyai asuransi kesehatan, apakah Dokter dapat merekomendasikan perusahaan asuransi kesehatan yang baik? Apa saja yang harus diperhatikan sebelum memilih suatu asuransi kesehatan? Nasihat Dokter kami perlukan karena bidang saya adalah keuangan, sedangkan istri arsitek. Jadi, kami kurang memahami asuransi kesehatan. Terima kasih atas penjelasan Dokter.

M di J

Jawaban :

Niat Anda dan istri mempunyai asuransi kesehatan amatlah baik. Salah satu masalah dalam pelayanan kesehatan kita adalah pembiayaan kesehatan. Sekitar 70 persen penduduk Indonesia membiayai sendiri biaya dokter atau rumah sakit, padahal biaya kesehatan terus meningkat. Semakin canggih teknologi kedokteran semakin mahal biaya kesehatan.

Peningkatan biaya kesehatan tak hanya terjadi di Indonesia, tetapi di seluruh dunia. Faktor yang meningkatkan biaya adalah harga obat, peralatan kedokteran, serta honorarium dokter, walaupun sebenarnya unsur honorarium dokter hanyalah merupakan bagian kecil dari biaya kesehatan secara keseluruhan.

Meski kita telah memelihara kesehatan dengan hati-hati, penyakit dapat datang tanpa diduga. Kecelakaan lalu lintas seperti yang dialami mertua Anda, misalnya, merupakan kejadian yang sering dialami keluarga di Indonesia, bahkan sekitar 30.000 orang meninggal setiap tahun karena kecelakaan lalu lintas. Jadi, amatlah bijaksana jika keluarga Indonesia membiasakan diri melindungi diri dengan asuransi kesehatan.

Dengan teratur membayar premi, jika jatuh sakit akan dibantu asuransi kesehatan sehingga tak memberatkan pengeluaran keluarga. Kita sering menyaksikan keluarga yang harus berutang untuk membayar biaya rumah sakit.

Sebenarnya, menurut pengalaman saya, dewasa ini asuransi kesehatan di Indonesia sudah cukup baik. Dukungan asuransi kesehatan akan bergantung pada perjanjian antara nasabah dan perusahaan asuransi. Semakin besar premi yang dibayar semakin lengkap dukungan asuransi.

Oleh karena itu, Anda perlu mencermati cakupan dukungan asuransi kesehatan sebelum memilih asuransi kesehatan. Apakah cakupan tersebut meliputi layanan rawat jalan dan rawat inap? Adakah penyakit tertentu yang tidak dijamin perusahaan asuransi?

Pula perlu diperhatikan tempat layanan. Apakah Anda dapat memilih dokter atau rumah sakit yang dikehendaki ataukah terbatas pada rumah sakit yang telah ditunjuk? Semua harus diperhatikan, termasuk bila jaminan efektif mulai berlaku. Misalnya, ada asuransi kesehatan tertentu baru mulai menjamin setelah 30 hari setelah penandatanganan perjanjian.

Layanan asuransi kesehatan sekarang amat bervariasi. Di samping menawarkan jaminan pembiayaan sewaktu sakit, ada yang mengombinasikannya dengan layanan tertentu, misalnya premi yang dibayarkan sebagian akan diberlakukan sebagai tabungan atau investasi.

Sudah tentu tawaran ini menarik, tetapi biasanya premi asuransi yang ditawarkan juga akan lebih besar. Di samping itu, sebenarnya mereka yang ikut program asuransi dalam usia muda akan mendapat beberapa kemudahan, misalnya, tidak diperlukan pemeriksaan kesehatan dan juga perlu diingat premi asuransi akan meningkat dengan meningkatnya usia nasabah. Jadi, masuklah asuransi kesehatan pada usia muda.

Meski nanti Anda sekeluarga sudah menjadi nasabah asuransi kesehatan, pola hidup sehat harus tetap diamalkan. Sudah tentu lebih baik sehat daripada sakit meski biayanya ditanggung asuransi kesehatan. Jadi, jangan meninggalkan gaya hidup sehat meski telah menjadi nasabah asuransi kesehatan.

Saya memahami tantangan yang dihadapi keluarga muda Indonesia dewasa ini. Saya merasa bergembira keluarga Anda menempatkan kesehatan sebagai unsur penting yang perlu mendapat perhatian. Nah, saya berharap Anda sekeluarga akan sehat dan bahagia selalu.

Tip Percepat Bakar Kalori dan Lemak

SELAIN banyak bergerak dan rajin berolah raga sebenarnya ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk membantu mempercepat pembakaran kalori dan mengikis lemak yang menumpuk dalam tubuh Anda.

Kini memang banyak produk ditawarkan yang mengklaim dapat membantu membakar kalori dalam tubuh. Tetapi pada kenyataannya, menurut para ahli, hanya ada satu cara yang paling efektif, yaitu dengan banyak beraktivitas atau bergerak.

"Pada dasarnya, kita tidak mengetahui cara lain untuk membakar lebih banyak kalori atau meningkatkan metabolisme tubuh selain dengan lebih banyak bergerak," ungkap Barry M Popkin, PhD, Direktur Program Interdisipliner Obesitas di Universitas North Carolina.

Namun begitu, bukan berarti tak ada cara lain untuk mempercepat pembakaran kalori. Nah, berikut adalah delapan tip yang dapat Anda tempuh untuk mempercepat pembakaran kalori dan mengikis lemak dalam tubuh:

1. Olahraga
Cara yang satu ini adalah cara paling kuno, tapi populer murah dan efektif. "Semakin sering menghabiskan waktu berolah raga dan semakin semangat melakukannya, kian banyak kalori yang akan dibakar," kata Christopher Wharton, PhD, peneliti dan pelatih profesional dari Rudd Center for Food Policy and Obesity di Universitas Yale.

Selain itu, menurut pakar obesitas, George Bray MD dari Pennington Biomedical Research Center di Baton Rouge, aktivitas jalan cepat setiap hari adalah jenis latihan yang paling disarankan bagi mereka yang ingin membakar banyak kalori.

Ketika berolahraga, tubuh Anda akan membakar kalori untuk menyediakan tenaga. Namun begitu, olahraga sangat menguntungkan karena meski latihan Anda sudah selesai tubuh masih akan terus membakar banyak kalori. Walau sulit menentukan berapa lama efek ini akan berlangsung (bervariasi tergantung komposisi tubuh dan tingkat latihan), Wharton memperkirakan bahwa rata-rata metabolisme tubuh akan meningkat sedikitnya dalam 24 jam.

Jika Anda ingin memperpanjang efek pembakaran kalori ini, Wharton menyarankan untuk berolahraga dengan durasi atau waktu yang cukup lama. "Sejumlah riset menunjukkan bahwa dengan menambah durasi olahraga peningkatan rata-rata metabolisme keseluruhan menjadi panjang," ujarnya.

2. Latihan kekuatan untuk membentuk otot
Ketika berolahraga, Anda menggerakkan otot. Ini akan membantu membangun massa otot, dan jaringan otot akan membakar lebih banyak kalori ketimbang lemak tubuh, bahkan saat Anda sedang istirahat sekali pun. Menurut Wharton, 10 pon otot tubuh dapat membakar 50 kalori dalam sehari saat tubuh diam, dan 10 pon lemak akan membakar 20 kalori.

"Cara paling efektif meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar banyak kalori adalah latihan aerobik dan latihan kekuatan (strength training), keduanya sangat penting," ungkap Megan A McCrory, PhD, peneliti dari School of Nutrition and Exercise Science di Universitas Bastyr.

Strength training adalah penggunaan resistensi kontraksi otot untuk membangun kekuatan, daya tahan anaerobik, serta ukuran otot rangka. Latihan kekuatan menjadi penting artinya ketika kita beranjak tua di mana metabolisme cenderung mulai menurun. Salah satu cara untuk memelihara metabolisme adalah memasukkan latihan kekuatan pada program olahraga Anda sedikitnya dua kali seminggu.

3. Minum Teh Hijau dan Teh Hitam
Teh adalah minuman menyehatkan mengandung kafein, yakni stimulan yang dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar. Salah satu yang dapat dirasakan dalam sesaat adalah Anda seperti mendapat banyak energi, yang berarti Anda akan lebih banyak bergerak. Kafein juga dapat menimbulkan perubahan metabolisme tubuh yang membuat lebih banyak kalori terbakar.

Beberapa riset mengindikasikan, teh hijau atau hitam memilih manfaat yang lebih besar ketimbang kafein yang dikandungnya. Sebuah penelitian mencatat adanya penurunan asupan makanan pada tikus yang diberi polifenol yang ditemukan dalam teh hijau.

Riset lain pada manusia oleh peneliti Universitas Lausanne di Swiss menunjukkan bahwa teh hijau memiliki senyawa penghasil panas dan pembakar lemak melebihi kafein. Ketika 31 pria dan wanita sehat diberi minuman mengandung catechin, kafein dan kalsium selama tiga hari, penggunaan energi mereka selama 24 jam meningkat 4,6 persen.

Dalam American Journal of Clinical Nutrition edisi September 2006, peneliti mengungkapkan bahwa minum teh saat makan juga memberikan pengaruh. Ekstrak teh dapat mengganggu absorpsi karbohidrat dalam tubuh ketika keduanya dikonsumsi bersamaan.

4. Makan sedikit-sedikit, tapi sering
Setiap kali Anda makan atau sekedar mengudap, sistem pencernaan akan bekerja dan mencerna makanan kemudian menyerap nutrisi. Untuk menghidupkan mesin pencernaan dan melakukan proses ini tentu juga dibutuhkan kalori . Oleh sebab itu, masuk akal bila semakin sedikit makan Anda namun sering, makin banyak kalori yang dibakar.

Untuk mekanisme tersebut, ada peneliti yang berpendapat bahwa buktinya belum terlalu kuat. Meski begitu, banyak ahli yang percaya bahwa makan sedikit-sedikit tapi sering adalah cara yang menyehatkan dibanding makan besar satu atau dua kali dalam sehari.

5. Jangan tunda sarapan
Banyak bukti penelitian mendukung adanya hubungan sarapan dengan peningkatan berat badan. Orang yang menunda sarapan cenderung lebih banyak mengonsumsi kalori pada siang, sore, atau malam harinya. Riset juga mengindikasikan, menunda sarapan berkaitan dengan tingginya indeks masa tubuh pada kalangan remaja.

6.Mengonsumsi produk susu rendah lemak.
Kalsium yang terkandung dalam susu rendah lemak diklaim membantu membakar lebih banyak kalori, namun mekanisme ini akan berfungsi dalam dua cara berbeda. Yang pertama, riset di Denmark menunjukkan tubuh akan menyerap lebih sedikit kalori dan lemak dari makanan ketika mengonsumi kalsium dari produk susu rendah lemak. Kedua, riset lain menyatakan, sering mengonsumsi makanan berkalsium tinggi- termasuk produk susu rendah lemak - dapat menurunkan lemak perut terutama pada remaja pria kulit putih.

7. Minum delapan gelas sehari
Minum hampir delapan gelas air (2 liter) dalam sehari dapat membantu membakar ekstra 100 kalori, berdasar penelitian kecil Jerman. Kedengarannya tidak terlalu besar, namun bila dihitung dalam seminggu bisa mencapai 700 kali atau hingga 2.800 sebulan. Namun begitu peneliti juga mengingatkan jangan pernah minum air secara berlebihan karena bisa mengancam kesehatan.

8. Resah
Berperilaku seperti ini juga membutuhkan energi, dan menurut sebagian ahli resah atau gundah dapat dikategorikan sebagai tindakan. "Sejumlah penelitian lama menyarankan bahwa kalori dapat dibakar setiap hari dengan berperilaku resah," ungkap Jamie Pope, MS, RD, LDN, pakar nutrisi dari Vanderbilt University School of Nursing.

Sebuah riset juga menemukan bahwa tindakan informal seperti resah bisa menjadi faktor yang lebih penting ketimbang latihan formal dalam menentukan siapa yang kurus dan siapa yang gemuk.

Diet dan olahraga adalah topik menarik yang perlu didiskusikan dengan dokter Anda. Sebelum menjalani olahraga atau mengonsumi suplemen pada diet Anda, akan sangat bijak bila bertanya lebih dulu kepada dokter. Jika Anda mengidap penyakit tertentu atau sedang menjalani pengobatan tertentu, mungkin saja ada aktivitas atau suplemen yang harus dihindari.

Kamis, 26 Juni 2008

Sorafenib Bantu Penderita Kanker Hati

PENDERITA kanker hati stadium lanjut (hepatocellular carcinoma/HCC) memiliki harapan lebih besar untuk memperpanjang dan mempertahankan kualitas hidupnya. Dengan menjalani terapi kanker berfokus sasaran menggunakan obat Sorafenib, penderita HCC dapat mengingkatkan kelangsungan hidup hingga 47 persen.

"Sorafenib sudah menjadi sistem standar untuk terapi kanker hati stadium lanjut. Obat ini adalah satu-satunya terapi yang telah menunjukkan adanya peningkatan survival rate bagi para penderita kanker hati di dunia dan juga di Indonesia," ungkap Profesor Ali Sulaiman SpDP-KGEH, dari Divisi Hematologi Departemen Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Ciptomangunkusumo (FKUI/RSCM) di Jakarta, Kamis (26/6).

Kemampuan Sorafenib memperpanjang harapan hidup, lanjut Prof Ali, dapat dilihat dari hasil berbagai riset antara lain penelitian internasional SHARP fase ke-3 yang dilakukan pada pasien kanker hati di AS, Eropa dan Australia/Selandia Baru menunjukkan Sorafenib secara signifikan meningkatkan kualitas kelangsungan hidup sebasar 44 persen .

Pada penelitian serupa, yang juga mengevaluasi efikasi dan keamanan Sorafenib dibanding plasebo yang dilakukan pada pasien 226 penderita HCC di wilayah Asia Pasifik yakni Fase III Asia Pacific Study, terbukti bahwa Sorafenib secara signifikan meningkatkan kelangsungan hidup sebesar 47,3 persen pada para penderita kanker hati stadium lanjut.

"Dari hasil data yang ada, terlihat bahwa Sorafenib menunjukkan peningkatan perpanjangan tingkat kelangsungan hidup. Perbandingan antara penelitian di Asia Pasifik dengan hasil percobaan internasional SHARP di AS menunjukkan tingkat keberhasilan yang sama, meski pasien-pasien di Asia Pasifik memiliki status kesehatan yang lebih memprihatinkan dan lebih banyak metastase”, ungkap Dr. Hady Syarif, Head of Specialty Care Bayer Schering Pharma Indonesia.

Sorafenib merupakan terapi oral dengan sasaran sel tumor dan sistem pendarahan tumor untuk dikonsumsi dalam jangka panjang. Selain mengobati kanker hati stadium lanjut, obat ini juga digunakan untuk terapi kanker ginjal stadium lanjut. Sorafenib telah disetujui dilebih dari 40 negara bagi pengobatan untuk pasien penderita kanker hati yang tidak dapat dioperasi dan di lebih dari 70 negara untuk pengobatan bagi penderita kanker ginjal stadium lanjut.

Sorafenib bekerja dengan cara membidik sel tumor dan sistem pendarahan tumor. Dalam sebuah uji preklinis, Sorafenib terbukti mampu menghambat dua jenis kinase yakni profilerasi sel dan angiogenesis (pembentukan pembuluh darah) di mana keduanya berperan besar dalam proses pertumbuhan kanker. Proses ini penting pula bagi sel normal, sehingga terapi target dari Sorafenib juga bisa mempengaruhi beberapa sel normal.

Menurut Prof Ali, meski cukup aman digunakan. Sorafenib tetap memiliki efek samping bagi penggunanya. Eefek samping yang mungkin timbul di antaranya diare, rasa sakit seperti terbakar, dan mati rasa. "Bila beberapa gejala muncul, dokter biasanya akan menyesuaikan dosis dan mengentikan pengobatan untuk semnetara waktu," ungkapnya.

Pada November 2007, Sorafenib telah disetujui oleh Badan Pengawas Obat Makanan AS (FDA) bagi pengobatan pasien dengan kanker hati yang tak dapat dioperasi dan belum lama ini juga disetujui di lebih dari 40 negara. Sedangkan di Indonesia, Sorafenib telah disetujui Badan POM RI pada April 2008 untuk pengobatan pasien dengan kanker hati stadium lanjut yang tidak dapat dioperasi (HCC).

Kanker hati stadium lanjut (hepatocellular carcinoma) menurut Prof Ali kini masuk dalam 6 besar kanker yang paling sering menyebabkan kematian di Indonesia. Jumlah penderitanya biasanya selaras dengan angka penderita hepatitis B dan hepatitis C kronis, dua kelompok yang berisiko paling tinggi . Sebagian besar pasien yang didiagnosis terkena kanker ini biasanya tidak diketahui gejala awalnya dan datang ke dokter sudah dalam stadium lanjut.

Pada stadium awal, kanker hati dapat diatasi dengan cara tindakan pembedahan untuk mengangkat jaringan sel kanker. Selain itu, pasien kanker hati menjalani kemoterapi. Namun pada stadium lanjut, pasien tidak bisa mejalani tindakan tersebut karena sel kanker sudah menyebar.

"Yang datang ke rumah sakit umumnya sudah telat. Sekitar 80 persen penderita tidak bisa dioperasi lagi, yang biasa diobati mungkin hanya sekitar 30-40 persen saja," tandasnya.

Presiden Instruksikan Beroperasinya BNN di Tiap Daerah

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan kepada seluruh pimpinan daerah mulai dari provinsi hingga kabupaten kota untuk tak hanya membentuk dan mendirikan Badan Narkotika Nasional (BBN) di tingkat provinsi hingga kabupaten saja, akan tetapi mengoperasionalkannya untuk memerangi peredaran narkoba. Hal itu disampaikan Presiden Yudhoyono saat memberikan sambutan di Puncak Peringatan Hari Antinarkoba Internasional (HANI) 2008 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (26/6) pagi.

Acara ini dihadiri Ibu Negara Ny Ani Bambang Yudhoyono, Ketua DPR Agung Laksono, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sjamsir Siregar dan sejumlah menteri kabinet. Juga Ketua Badan Nasional Narkotika (BNN) Jenderal (Pol) Sutanto serta Ibu Negara Ny Ani Bambang Yudhoyono, Ketua DPR Agung Laksono, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sjamsir Siregar dan sejumlah menteri kabinet lainnya dan pimpinan daerah.

"Saya instruksikan ke pimpinan daerah untuk meningkatkan kepedulian dan kepemimpinan terhadap perang melawan narkoba. Segera bentuk BNN di provinsi hingga ke kabupaten kota sebagaimana sudah ada ketentuan, baik Peraturan Pemerintah (PP) No. 41 Tahun 2007 dan Peraturan Presiden (Perpres) No. 83 Tahun 2007," ujar Presiden. Menurut Presiden, BNN di tiap daerah harus segera terbentuk dan dilaksanakan. "Mari kita berikan atensi khusus terhadap kota-kota besar, termasuk di lingkungan sekolah atau lingkungan kampus dan perguruan tinggi. Kerasnya kehidupan di kota-kota besar, semakin membuat suburnya dan bekembangnya kejahatan narkoba di Indonesia," tambah Presiden.

Presiden Yudhoyono juga menegaskan, "Mari selamatkan kota-kota kita, terutama bagi keselamatan generasi muda." Dikatakan Presiden, tugas memerangi peredaran narkoba bukan hanya tugas BNN saja. Akan tetapi, tugas semua komponen bangsa. "Mulai dari orang tua, pendidik, pemimpin agama, tokoh masyarakat, dunia usaha serta jajaran pemerintah dari pusat hingga ke daerah," demikian Presiden.

Dalam kesempatan itu, Presiden menyerahkan piagam penghargaan warga utama kepada perorangan, institusi dan masyarakat yang dinilai berjasa dalam pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba (P4GN). Mereka yang menerima adalah Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (Sikib) yang dipimpin oleh istri Menko Polhukam, yakni Murniati Widodo AS, Mae Fah Luang Foundation (MFLF) Thailand, yang diterima oleh Sekjen MFLF Mr Mom Rajawongse Disnadda Diskull serta Dirut Telkomsel Kuskendar Suryaharja, Gubernur Provinsi Nangroe Aceh Darrusallam Irwandi Jusuf serta Direktur IV Tindak Pidana Narkoba dan Ketua Bareskrim Polri Brigjen Pol Indra Thanos. Pada peringatan HANI itu, diangkat duta anti narkoba 2008, yaitu siswa SMU Kharisma Bangsa Pondok Cabe Reza Aulia, pembalap Ryan Haryanto dan aktris sinetron Sandra Dewi.

83.000 Lebih Pelajar Gunakan Narkoba

Jumlah pelajar pengguna narkotika dan obat berbahaya (Narkoba) di Indonesia, berdasarkan data Badan Narkoba Nasional (BNN) tahun 2006, tercatat sebanyak 83.000 pelajar.

Kepala Kejaksaaan Negeri Bogor Surung Aritonang SH mengatakan, prihatin dan khawatir terhadap warga negara Indonesia, khususnya pelajar, yang terlibat penyalahgunaan Narkoba. "Dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak 8.449 pelajar sekolah dasar (SD). Jumlah pelajar (SD) pengguna narkoba tersebut meningkat sekitar 30 persen dari tahun sebelumnya, sekira 2.542 pelajar," katanya pada upacara peringatan Hari Anti Narkoba Internasional tingkat Kota Bogor, di halaman Balaikota Bogor, Kamis.

Upacara dihadiri jajaran Muspida lainnya, yakni Kapolresta Bogor AKBP Yazid Fanani, perwakilan Komandan Kodim 0606 Kota Bogor, perwakilan Kepala Kantor Pengadilan Negeri Bogor, dan Asisten Tata Praja Pemerintah Kota Bogor Yamin M Saleh.

Peningkatan pengguna Narkoba juga terjadi pada pelajar sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA). Berdasarkan data BNN tahun 2004, tercatat sebanyak 18.000 pelajar SMP dan SMA pengguna Narkoba. "Jumlah tersebut meningkat sekira 400 persen pada 2006 menjadi sebanyak 73.253 pelajar SMP dan SMA yang menjadi pengguna Narkoba," katanya.

Usai upacara peringatan Hari Anti Narkoba Internasional tingkat Kota Bogor, dilanjutkan dengan pemusnahan belasan ribu kilogram Narkoba sitaan Kejari Kota Bogor yang menjadi barang bukti kasus Narkoba, sepanjang Januari hingga Juni 2008.

Narkoba yang dimusnahkan tersebut terdiri atas 13.957 kg daun ganja kering, 3,13 gram putaw, 0,72 gram shabu, 39 butir pil ekstasi, dan 3.013 butir pil leksotan. Pemusnahan Narkoba dilakukan dengan cara dibakar di dalam tong yang diawali oleh jajaran Muspida Kota Bogor, kemudian dilanjutkan oleh staf dari Kejaksaan Negeri Kota Bogor dan Pemerintah Kota Bogor.

Surung Aritonang mengatakan, sepanjang Januari hingga Juni 2008, lembaga berwajib yakni kepolisian, kejaksaan negeri, dan pengadilan negeri, telah menyelesaikan sebanyak 23 kasus Narkoba dan 24 kasus psikotoprika, dengan jumlah tersangka mencapai 77 orang.

Nyalakan Lampu untuk Lawan Narkoba

Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional yang jatuh pada 26 Juni, masyarakat diajak menyalakan lampu kendaraan antara pukul 06.00-13.00 sebagai simbol kepedulian dan perlawanan terhadap penyalahgunaan narkoba.

Acara Lights On 2008 yang digelar Yayasan Cinta Anak Bangsa dengan tema No Place for Drugs ini dipusatkan di Silang Monas, Jakarta, diikuti oleh 5000 sukarelawan dari berbagai lapisan masyarakat. Dalam aksinya, para sukarelawan membagikan brosur anti narkoba kepada pengguna jalan. Brosur itu berisi imbauan agar orang menghindari narkoba.

Menurut sekjen Yayasan Cinta Anak Bangsa, dr Iskandar Irwan Hukoem, aksi ini dimaksudkan untuk menggugah kepedulian masyarakat tentang bahaya narkoba.

Aksi juga diadakan di 15 titik antara lain di Cawang, Kuningan, Grogol, Palmerah, Senen, Mangga Dua, Pluit, Pondok Indah, Bundaran HI, Patung Pemuda, Harmoni, Kalibata, Cengkareng, dan Cibubur, serta di 38 kota lain di Indonesia.

Sedangkan acara di Silang Monas bakal dimeriahkan penampilan Indonesia Idol, grub band Element, J'Flow, Farhan, Ari Wibowo, tari-tarian, serta tampilan free style basket dan soccer.

Kembar Siam Satu Kepala Dirawat di RSU Kupang

Bayi kembar siam (inkomplet) tanpa kepala berjenis kelamin laki-laki, usia satu minggu, asal RT 19 RW 08, Kelurahan Ola Fulihaa, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, saat ini sedang menjalani perawatan di Ruang B perawatan bayi RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang.

Dr Simplicia Fernasdes, Spa saat ditemui, Rabu (25/6), menjelaskan, dari kondisinya, para dokter tidak bisa melaksanakan operasi pemisahan. Alasannya, di RSU Johannes belum memiliki fasilitas khusus untuk perawatan bayi yang dioperasi. "Bila operasi pemisahan dilakukan dokter di sini harus dilengkapi dengan fasilitas khusus setelah operasi dilaksanakan," katanya. Ditanya apakah bayi ini akan dirujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap, Simplicia mengatakan, kemungkinan itu ada, namun harus dikoordinasikan lagi dengan pihak keluarga.

Simplicia menjelaskan, perut kedua bayi itu menyatu. Salah satu bayi terlahir lengkap dengan semua anggota tubuh seperti tangan, kaki, kepala, dan organ vital dalam tubuh. Bayi kembar siam (inkomplet) itu terlahir dengan berat dua kilogram, tanpa kepala, badan, dan tulang belakang. Bayi itu hanya memiliki satu tangan dan satu kaki yang tidak sempurna. Tepat di punggung kakinya terdapat satu kaki lainnya. Diperkirakan panjangnya 15 cm. Tidak ada organ vital dalam tubuh seperti jantung, paru-paru, usus, dan lainnya.

Orangtua bayi itu, Yosef Bernadus P Elik dan Yeni Elik-Dethan, mengatakan, bayi ini dilahirkan, Kamis (19/6), dalam perjalanan dari tempat tinggalnya di Desa Bela, Pantai Baru, Rote. "Saat mendapat tanda-tanda kelahiran kami merencanakan proses kelahirannya dilakukan di rumah orangtua di Lekona. Namun, belum sampai di rumah, sudah duluan lahir," kata Yeni.

Ditanya kemungkinan bayinya akan dirujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap untuk dioperasi, mereka mengatakan pasrah. "Kami tidak punya apa-apa. Bayi ini anak pertama kami. Kami sangat mengharapkan bantuan pemerintah atau masyarakat agar bayi kami bisa dioperasi," katanya.