Selasa, 24 Mei 2011

Berjemur Bikin Sperma Lincah

Para pria yang ingin segera menjadi seorang ayah, ada baiknya mengikuti nasihat sederhana yang satu ini. Berjemurlah secara rutin di pagi hari untuk menambah asupan vitamin D secara alami, sekaligus meningkatkan kualitas kesuburan Anda.

Hasil riset terbaru melibatkan 340 pria di Denmark yang menunjukkan bahwa vitamin D—mikronutrien yang dihasilkan tubuh ketika terpapar sinar matahari—ternyata dapat meningkatkan kualitas sperma. Sel sperma dari pria yang tercukupi kadar vitamin D-nya lebih aktif berenang menuju sel telur.

Selain memiliki kecepatan gerak yang lebih tinggi, sel sperma mereka juga punya daya penetrasi yang tinggi. Ini merupakan kesimpulan para ahli dari Universitas Kopenhagen setelah melakukan kajian terhadap kualitas sperma dari 300 pria yang terpilih secara acak. Peneliti juga melakukan seleksi tahap lanjut dengan memilih 40 sampel untuk dianalisis secara lengkap di laboratorium.

Dalam riset, para peneliti mengukur kadar vitamin D responden melalui pemeriksaan darah. Hampir setengah dari total responden ternyata mengalami kekurangan vitamin C—yang mengindikasikan minimnya paparan terhadap sinar matahari secara alami.

Selain itu, jumlah sperma sehat dari pria yang kurang vitamin D termasuk dalam kategori lebih rendah dibanding pria yang kadar vitamin D-nya normal. Kemampuan menyerap kalsium dari pria dengan kadar vitamin D juga mengalami hambatan. Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Human Reproduction ini sejalan dengan hasil riset sebelumnya yang mengaitkan antara kurangnya vitamin D dan minimnya produksi sperma. Ini sekaligus menjelaskan mengapa banyak pasangan yang tampaknya sukses mengalami pembuahan pada saat musim liburan.

Para ahli menemukan bahwa hampir setengah dari jumlah responden mengalami kekurangan vitamin D, atau kadarnya di bawah 50 nmol/l (nanomole per liter). Sementara itu, level maksimal yang direkomendasikan oleh banyak ahli adalah minimal 75 nmol/l.

Kemampuan suatu reaksi atau proses kimia dalam membuahi sel telur yang dkenal dengan istilah crosome reaction juga terganggu. Tes yang dilakukan di laboratorium juga membuktikan efek yang sama.

"Vitamin D secara positif berkaitan dengan motilitas sperma, yang mengindikasikan adanya peran vitamin D dalam sperma pria," ungkap Dr Martin Blomberg Jensen.

Sabtu, 21 Mei 2011

Makin Banyak Dokter Anjurkan Meditasi

Kini semakin banyak dokter yang tidak hanya mengandalkan obat farmasi untuk kesembuhan pasiennya, tetapi juga terapi komplementer seperti yoga atau meditasi. Data di Amerika Serikat menunjukkan, 3 persen pasien di sana melakukan terapi keseimbangan tubuh dan jiwa karena rekomendasi dokternya.

Pada tahun 2007, 38 persen orang Amerika menggunakan pengobatan alternatif dan komplementer. Terapi keseimbangan tubuh dan jiwa, seperti yoga atau tai-chi yang mulai dikenal sejak tahun 2002, saat ini mengalami kenaikan popularitas hingga 75 persen.

Setelah disurvei, ternyata lebih dari 3 persen orang melakukan terapi atas anjuran dokternya. Penelitian tersebut dilakukan berdasarkan National Health Interview Survey tahun 2007 terhadap 23.000 rumah tangga.

Hasil survei menunjukkan 6,3 juta penduduk menggunakan terapi keseimbangan tubuh dan jiwa berdasarkan rekomendasi dokternya dan 34,8 persen melakukannya atas inisiatif sendiri. Kelompok yang mengikuti saran dokter itu pada umumnya memiliki kesehatan yang lebih buruk.

"Para dokter itu menganjurkan pasiennya untuk melakukan terapi komplementer sebagai upaya terakhir saat terapi konvensional gagal. Karena itu, kami menduga, jika terapi komplementer itu dilakukan sejak awal, mungkin hasilnya lebih baik," kata Dr. Aditi Nerurkar dari Harvard Medical School yang melakukan riset ini.

Kecenderungan yang sama juga bisa dilihat di perkotaan di Indonesia. Meski belum dianjurkan dokter, terapi komplementer seperti yoga atau meditasi kini makin mudah ditemukan, bahkan termasuk dalam program di pusat-pusat kebugaran.

Menurut dr. Surjo Dharmono, Sp.KJ(K) dari Departemen Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, terapi semacam meditasi dianjurkan kepada pasien bukan untuk mengobati penyakit. "Tujuannya adalah mengurangi stres akibat penyakit yang diderita. Ketika stres berkurang, kekebalan tubuh akan meningkat sehingga diharapkan penyakitnya lebih cepat sembuh," katanya yang ditemui beberapa waktu lalu.

Rabu, 27 April 2011

Ingin Sembuh dari Sakit Jantung TANPA OPERASI? Powered by MaxBlogPress Info Ibu Hamil | Wanita Mau Ingin Cepat Hamil Informasi Para Ibu Hamil atau

Cukup pelik juga masalah satu ini dan banyak pasangan suami-istri yang sungkan berbagi cerita tentang masalah yang sangat pribadi ini. Namun bukan berarti tabu untuk dibicarakan, justru penting untuk disampaikan bagi pasutri yang baru menikah atau yang sudah lama menikah dan belum dikaruniai anak.

Banyak mitos ataupun anjuran bagi pasutri agar melakukan senggama yang benar atau anjuran seperti setelah senggama, kedua kaki istri diangkat keatas dinding/bantal agar sperma bisa cepat masuk ke rahim, sehingga cepat hamil. Ada yang berhasil dengan cara seperti ini tapi ada juga yang gagal.

Sebenarnya posisi senggama terbaik bagi pasutri yang ingin cepat hamil itu seperti apa? Cara senggama yang baik adalah dimana sperma dipastikan masuk ke dalam liang rahim dan tidak tumpah-ruah setelah senggama selesai. Caranya?

Pasti banyak yang sudah tahu, posisi missionary adalah yang terbaik. Suami berada di atas istri, dimana setelah ejakulasi, sperma yang disemprotkan bisa langsung menuju sasaran, yaitu rahim. Sehingga kemungkinan besar sel sperma cepat masuk menuju sel telur yang sudah matang. Sebaiknya istri tidak langsung bangun, berbaring sejenak untuk memberi waktu pada sperma agar bisa berenang dan menuju sel telur.

Ada yang punya pengalaman atau informasi mengenai posisi senggama lain agar cepat hamil? Silahkan sharing disini.

Minggu, 24 April 2011

Gizi Susu Segar Lebih Baik?

Rasanya tak ada yang meragukan nilai gizi yang terkandung pada susu. Susu merupakan sumber protein, lemak, vitamin, dan mineral yang perlu dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Akan tetapi, susu menjadi bahan pangan yang tidak layak konsumsi jika tidak ditangani dengan benar.

Saat ini di pasaran tersedia berbagai produk susu, ada yang dalam bentuk bubuk, susu kental manis, atau susu segar. Akan tetapi, susu kental manis tidak terlalu dianjurkan untuk konsumsi sehari-hari karena kandungan gulanya yang tinggi.

Susu segar, menurut dr Samuel Oetoro, SpGK dari Klinik Semanggi, memiliki keunggulan dibanding susu kental manis atau susu bubuk karena proses pengolahannya tidak berlebihan sehingga zat gizi yang terbuang lebih sedikit.

"Susu segar, baik yang di-pasteurisasi atau susu UHT (ultrahigh temperature), sama-sama memiliki keunggulan nilai gizi yang tinggi. Selain itu, susu yang sudah siap minum ini rasa susunya lebih terasa," katanya.

Sementara susu bubuk, yang proses pengolahannya merupakan susu cair yang dikeringkan, menurut dr Samuel, akan kehilangan beberapa zat gizi. "Memang di zaman sekarang ini susu bubuk disuplementasi, zat gizi yang terbuang dalam pengolahan akan ditambahkan lagi. Tetapi, jika ingin memilih yang natural, tentu pilihannya susu segar," katanya.

Meski demikian, susu bubuk memiliki keunggulan daya tahan yang lama dan praktis karena mudah dibawa-bawa. Sementara itu, jika Anda lebih memilih susu segar yang langsung dibeli dari peternak, dr Samuel mengingatkan pentingnya mencari sumber susu yang aman.

"Meski bersifat alami, tetapi pilih peternakan yang menjaga kualitas produknya. Perhatikan apakah pangan ternak itu mengandung kontaminan atau tidak," katanya.

Jumat, 22 April 2011

Kanker Prostat dan Merokok, Kombinasi Mematikan

Perokok yang didiagnosa menderita kanker prostat akan menghadapi tumor yang lebih ganas dan risiko kematian akibat penyakit itu dibandingkan dengan pria bukan perokok.

Kesimpulan riset yang dilakukan tim dari Harvard School of Public Health and University of California itu menemukan, risiko kematian akibat kanker prostat pada pria perokok mencapai 61 persen. Demikian juga risiko untuk terjadinya kekambuhan penyakit setelah melakukan terapi.

Di antara perokok dan bukan perokok yang kankernya belum menyebar ketika didiagnosa, atau dalam bahasa medis disebut kanker non-metastatik, risiko kematian yang dihadapi perokok mencapai 80 persen.

Meski demikian, perokok yang sudah berhenti selama 10 tahun atau lebih ketika didiagnosa kanker prostat memiliki peluang yang sama dengan pria bukan perokok, baik dalam kekambuhan maupun risiko kematian.

"Data riset ini melegakan karena hanya sedikit yang kita ketahui untuk mengurangi risiko kematian akibat kanker prostat. Ini juga bisa jadi alasan untuk tidak merokok," kata Edward Giovannucci, profesor nutrisi dan epidemiologi dari Harvard.

Penelitian tersebut mengkaji data kesehatan dari 5.366 pria yang didiagnosa kanker prostat antara tahun 1986 dan 2006. Pada periode tersebut, 1.630 meninggal, 524 (32 persen) karena kanker prostat dan 416 (26 persen) karena penyakit jantung.

Kanker prostat merupakan jenis kanker yang paling banyak diderita pria di Amerika dan mengenai 1 dari 6 pria dalam hidupnya.

Kamis, 24 Maret 2011

Wanita Alami Dua Jenis Orgasme

Penelitian terbaru para ahli menunjukkan, setiap wanita ternyata memiliki dua mekanisme atau pola berbeda dalam mencapai kepuasan seksual. Para ilmuwan di Rutgers University, New Jersey AS, berhasil memetakan pola orgasme kaum Hawa menggunakan alat pemindai untuk mengetahui daerah otak yang aktif saat mengalami rangsangan seksual.

Hasilnya menunjukkan, ada mekanisme berbeda saat wanita mengalami klimaks. Salah satu pola muncul saat mereka berfantasi atau melakukan seks sendiri tanpa pasangan. Sedangkan pola lainnya tercipta ketika mereka sedang bercinta dengan pasangannya.

Seperti dilansir Daily Mail, tim peneliti yang dipimpin Barry Komisaruk melakukan pemindaian menggunakan scan MRI pada sejumlah relawan perempuan dan meneliti apa yang terjadi pada otak wanita saat mencapai klimaks.

Hasil penelitian itu mengungkap adanya ledakan aktivitas pada 30 wilayah otak wanita. Di antara bagian yang mengalami stimulasi adalah daerah prefrontal cortex, bagian otak yang mengendalikan fungsi kendali yang rumit seperti imajinasi, keinginan dan pembuatan keputusan.

Implikasi lainnya adalah otak wanita ternyata juga memiliki pola akitivitas saraf yang berbeda saat mengalami kepuasan seksual, utamanya ketika mereka dalam keadaan sendiri atau saat bersama pasangan.

Menurut peneliti, hal itu mengindikasikan bahwa wanita yang mencapai orgasme sendirian mengalami hal yang berbeda dengan ketika ia menikmati kepuasan puncak bersama pasangan atau kekasihnya.

"Informasi ini dapat membantu menemukan suatu terapi bagi wanita yang sulit mencapai orgasme atau bahkan tak dapat orgasme sama sekali. Penelitian ini membantu cara menikmati seks yang lebih baik," ungkap Kayt Sukel, seorang relawan yang terlibat dalam riset.

Sementara Mr Komisaruk mengatakan : "Orgasme adalah suatu kasus istimewa dari kondisi sadar. Jika kita dapat menemukan cara lain dalam memicu timbulnya orgasme, kita mungkin dapa memahami lebih baik bagaimana kita dapat menggunakan proses top-down untuk mengendalikan apa yang kita rasakan secara fisik".

Hasil penelitian Komisaruk berbeda dengan studi lainnya yang dilakukan ilmuwan dari Universitas Groningen, Belanda. Riset serupa yang dipimpin Janniko Georgiadis menunjukkan, daerah prefrontal cortex dalam kondisi tidak aktif saat seorang perempuan mencapai klimaks. Tetapi penelitian di Belanda ini hanya fokus pada perempuan yang berhubungan intim dengan pasangannya.

"Ketika Anda bertanya pada seseorang bagaimana rasanya orgasme, mereka menggambarkannya sebagai perasaan hilangnya kendali. Saya kira, orgasme tidak menghilangkan kesadaran, tetapi mengubahnya. Sangat mungkin ada perbedaan antara seseorang yang mencoba melakukan rangsangan seksual secara mental dengan mereka yang mendapat rangsangan dari pasangan," kata Mr Georgiadis.

Para ahli rencananya akan melakukan penelitian yang sama pada kaum pria. Akan tetapi, penelitian ini bakal menemui sejumlah kendala teknis, mengingat sejumlah fakta bahwa sebagian besar lelaki tidak banyak menggunakan otaknya saat beraktivitas seksual, dan durasi orgasme mereka pun lebih singkat.

Senin, 07 Maret 2011

Ingin Hamil, Sperma Keluar Terus

HALO Dok, saya Indra baru melangsungkan pernikahan empat bulan silam. Yang saya ingin sampaikan adalah pertanyaan seputar hubungan intim bersama pasangan.

Mengapa setiap melakukan hubungan intim, sperma yang telah masuk keluar kembali? Apa yang harus kami lakukan agar istri saya bisa cepat hamil? Atas penjelasannya, saya ucapkan terima kasih.

Indra
Jakarta

Jawab:

Jika pada waktu melakukan hubungan intim, sperma yang disemprotkan ke dalam MIss V agak kental, kira-kira 10 menit kemudian akan menjadi encer, dan ketika istri Anda berdiri, sperma yang sudah mencair itu akan mengalir keluar, keadaan tersebut adalah normal.

Oleh karena itu, sesudah berhubungan badan jangan langsung berdiri, biarkan tubuh dalam keadaan telentang minimal 30 menit terutama pada waktu masa subur.

Supaya cepat hamil, Anda berdua harus mengetahui masa subur istri dulu, ketahui siklus menstruasinya. Misalnya 28-30 hari lalu kurangi dengan 14 menjadi 14-16 hari, lakukan hubungan badan antara hari ke 12-18,lakukan selang sehari. Atau untuk memudahkan, lakukan hubungan intim dua hari sekali sesudah menstruasi selesai.