Selasa, 01 April 2008
Perawatan Untuk Lingkaran Hitam di Sekitar Mata
Parutan kentang bisa mengurangi warna hitam di lingkaran mata. Kentang mengandung enzim yang bernama catecholase, yang sering digunakan sebagai bahan kosmetik dengan tujuan mencerahkan kulit. Blender sebutir kentang dan bungkus kentang yang diblender dengan kain bersih. Tempelkan langsung pada daerah di bawah mata, dan diamkan selama 15-20 menit. Jangan biarkan kentang masuk ke dalam mata. Bersihkan.
Mengurangi Kolestrol
Langkah-langkah utama untuk mengurangi kolestrol:
- Kurangi konsumsi lemak jenuh dan kolestrol
- Makan banyak makanan yang kayak karbohidrat dan serat, seperti buah-buahn, sayur, dan gandum
- Tingkatkan aktivitas fisik
- Jaga berat badan ideal
- Jika Anda menyukai makanan berlemak tinggi, makanlah dalam porsi yang kecil.
- Cari pengganti makanan dengan lemak yang rendah. Misal pilih es susu daripada es krim atau pop corn ketimbang kacang.
- Kurangi konsumsi lemak jenuh dan kolestrol
- Makan banyak makanan yang kayak karbohidrat dan serat, seperti buah-buahn, sayur, dan gandum
- Tingkatkan aktivitas fisik
- Jaga berat badan ideal
- Jika Anda menyukai makanan berlemak tinggi, makanlah dalam porsi yang kecil.
- Cari pengganti makanan dengan lemak yang rendah. Misal pilih es susu daripada es krim atau pop corn ketimbang kacang.
Pertolongan Pertama Demam
Yang penting dilakukan ialah menurunkan suhu tubuh penderita, bisa dengan mengompres menggunakan air dingin, memberikan obat penurun panas, juga disertai pengipasan agar panas tubuh segera menguap. Kompreskan air dingin di dada sebelah kiri atau ubun-ubun kepala yang bermanfaat menurunkan panas lebih cepat. Lebih aman menggunakan obat penurun panas jenis parasetamol, yang banyak dijual bebas, terutama bagi anak usia dibawah 5 tahun.
Kalsium Untuk ABG
Anak-anak diatas usia 10 tahun biasanya mulai malas mengonsumsi susu, padahal mereka sangat memerlukan kalsium untuk pertumbuhannya. Berikut tips untuk memenuhi kebutuhan kalsium mereka:
• Ajak mereka untuk mengonsumsi produk olahan susu yang kaya kalsium tapi rendah lemak berupa: keju, yoghurt, dan susu. Jelaskan bahwa produk olahan susu ini merupakan sumber tertinggi kalsium dan dapat diserap lebih cepat oleh tubuh.
• Konsumsi juga berbagai jenis sayuran berdaun hijau dan kacang-kacangan.
• Sarankan mereka untuk mengonsumsi susu rendah lemak dibandingkan minuman soda atau sirup.
• Jelaskan pada putri Anda yang mulai diet, akan ancaman osteoporosis. Sarankan agar ia mengonsumsi produk olahan susu yang rendah lemak saja, jangan berhenti mengonsumsi produk tersebut karena takut gemuk.
• Anda para orangtua, berikan contoh pada anak dengan ikut mengonsumsi produk olahan susu, karena seusia Anda kalsium masih sangat dibutuhkan tubuh.
• Ajak mereka untuk mengonsumsi produk olahan susu yang kaya kalsium tapi rendah lemak berupa: keju, yoghurt, dan susu. Jelaskan bahwa produk olahan susu ini merupakan sumber tertinggi kalsium dan dapat diserap lebih cepat oleh tubuh.
• Konsumsi juga berbagai jenis sayuran berdaun hijau dan kacang-kacangan.
• Sarankan mereka untuk mengonsumsi susu rendah lemak dibandingkan minuman soda atau sirup.
• Jelaskan pada putri Anda yang mulai diet, akan ancaman osteoporosis. Sarankan agar ia mengonsumsi produk olahan susu yang rendah lemak saja, jangan berhenti mengonsumsi produk tersebut karena takut gemuk.
• Anda para orangtua, berikan contoh pada anak dengan ikut mengonsumsi produk olahan susu, karena seusia Anda kalsium masih sangat dibutuhkan tubuh.
Jangan Panik Luka Sayat
Si kecil mengalami luka akibat bermain pisau hingga kulitnya tersayat?
Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan:
• Jika lukanya kecil, cukup ditekan saja beberapa detik dengan kapas atau perban steril untuk mengeringkan dan menghentikan perdarahan.
• Jangan mengoles luka dengan kapas karena dapat merusak pinggiran luka hingga perdarahan baru bertambah. Berikan larutan antiseptik untuk mencegah infeksi.
• Kalau darah sudah mengering/berhenti baru ditutup dengan plester
Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan:
• Jika lukanya kecil, cukup ditekan saja beberapa detik dengan kapas atau perban steril untuk mengeringkan dan menghentikan perdarahan.
• Jangan mengoles luka dengan kapas karena dapat merusak pinggiran luka hingga perdarahan baru bertambah. Berikan larutan antiseptik untuk mencegah infeksi.
• Kalau darah sudah mengering/berhenti baru ditutup dengan plester
Serba-serbi ASI
# Nutrisi yang lengkap dan sempurna untuk kebutuhan bayi
# Penyerapan nutrisinya lebih bagus daripada susu formula
# Asam lemak pada ASI membantu perkembangan otak
# ASI mengandung antibodi, yang memberi perlindungan dalam melawan infeksi seperti gangguan pencernaan
# Mengurangi risiko alergi pada bayi
# Meningkatkan perkembangan cara berpikir bayi
# ASI lebih bersih, aman, efektif, dan mudah
# ASI mudah dicerna dan cepat penyerapannya
# Bayi menginginkan ASI setiap dua jam sekali pada awal-awal minggu
# Namun, kebutuhan ASI bisa muncul sesuai keinginan bayi
# Perkembangan bayi seiring dengan meningkatnya supply ASI
# Tidak ada waktu yang spesifik, kapan bayi akan merasa kenyang
# Ganti memberi ASI dengan payudara sisi lainnya, ketika yang sedang diminum bayi telah kosong
# Penyerapan nutrisinya lebih bagus daripada susu formula
# Asam lemak pada ASI membantu perkembangan otak
# ASI mengandung antibodi, yang memberi perlindungan dalam melawan infeksi seperti gangguan pencernaan
# Mengurangi risiko alergi pada bayi
# Meningkatkan perkembangan cara berpikir bayi
# ASI lebih bersih, aman, efektif, dan mudah
# ASI mudah dicerna dan cepat penyerapannya
# Bayi menginginkan ASI setiap dua jam sekali pada awal-awal minggu
# Namun, kebutuhan ASI bisa muncul sesuai keinginan bayi
# Perkembangan bayi seiring dengan meningkatnya supply ASI
# Tidak ada waktu yang spesifik, kapan bayi akan merasa kenyang
# Ganti memberi ASI dengan payudara sisi lainnya, ketika yang sedang diminum bayi telah kosong
Gestational Diabetes
Gestational Diabetes (GD) adalah diabetes yang pertama ditemukan pada masa kehamilan. Diabetes ini dapat terjadi sebelum kehamilan, juga setelah melahirkan. Bisa juga berkembang saat masa kehamilan. Untuk mengetahui apakah mengalami GD, dapat dicurigai jika wanita memiliki kadar gula pada urin, tidak mencapai berat badan yang normal, pernah mengalami GD pada kehamilan sebelumnya, dan memiliki riwayat keguguran.
Untuk konfirmasi tentang penyakit ini, dapat melakukan Oral Glucose Tolerance Test (OGTT). Tes ini secara normal dilakukan pada minggu ke 24 dan 28 kehamilan. Kontrol level gula darah dan pemantauan GD secara tepat akan menghasilkan kelahiran bayi yang sehat dan normal.
Untuk konfirmasi tentang penyakit ini, dapat melakukan Oral Glucose Tolerance Test (OGTT). Tes ini secara normal dilakukan pada minggu ke 24 dan 28 kehamilan. Kontrol level gula darah dan pemantauan GD secara tepat akan menghasilkan kelahiran bayi yang sehat dan normal.
Langganan:
Postingan (Atom)